Indonesia Hebat Era Derita !

Indonesia

Di dalam negara demokrasi penderitaan rakyat merupakan wujud penghinaan atas kedaulatan negara, pemimpin yang menciptakan rakyat menderita merupakan kejahatan yang tidak terampunin. Ada pepatah mengungkapkan “ayam mati dilumbung padi” pribahasa tersebut cocok menggambarkan kondisi rakyat di Indonesia saat ini.

Secara fakta memang benar negara Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.508 pulau yang dihuni lebih dari 360 suku bangsa. Indonesia merupakan tanah surga hal itu dapat dilihat dengan bukti sumber daya alam yang melimpah disana-sini baik hasil laut, sumber daya batu bara, sumber daya gas, sumber daya hutan, sumber daya nikel, sumber daya emas dan masih banyak lainya. Tapi mengapa dengan hasil bumi yang begitu melimpah rakyat masih banyak yang menderita.

Menurut data badan pusat statistik Indonesia, Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 sebesar 25,90 juta orang, angka kemiskinan yang begitu tinggi menandakan kesejahteraan rakyat yang tidak terpenuhi, kemiskinan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain upah minimum yang tidak memadai, taraf hidup masyarakat yang buruk, dan meningkatnya angka pengangguran setiap tahun tanpa adanya tambahan kesempatan kerja. Ini dibuktikan dengan data pengangguran oleh badan pusat statistik Indonesia bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,99 juta orang pada Februari 2023.

Adapun faktor dari penyebab pengangguran, yaitu kurangnya tingkat pendidikan dan kemampuan personal individu yang tidak mampu beradaptasi pada dunia kerja, hal ini wajar terjadi dikarenakan bobroknya pendidikan yang ada di Indonesia, kualitas pendidikan yang rendah, pengelolaan kurikulum yang cacat sehingga para sumber daya manusia di Indonesia tidak dapat memiliki kompetensi yang dibutuhkan didalam dunia kerja.

Bukti penanganan pendidikan yang buruk oleh pemerintah bisa dilihat berdasarkan data Susenas yang diolah Bappenas, pada tahun 2022 anak usia sekolah (7-18 tahun) yang tidak bersekolah mencapai 4.087.288 anak. Angka tersebut meningkat dari 3.939.869 anak pada tahun 2021. Ini dapat dibuktikan bahwa isi yang terkandung dalam undang-undang dasar 1945 alenia ke-4 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa tidak dapat kita rasakan, kegagalan pemerintah dalam membuat program pendidikan sehingga banyak masyarakat yang tidak mampu membayar pendidikan terpaksa anaknya putus sekolah. Bagaimana Indonesia mau maju ekonominya, mau maju taraf hidupnya, kalau pendidikan saja tidak bisa didapatkan oleh seluruh anak yang ada dinegara ini.

Indonesia hebat era derita begitulah gambaran yang tepat untuk menggambarkan kondisi negara kita saat ini, berapa banyak kebohongan dimedia sosial yang ditimbulkan untuk membodohi masyarakat dibawah, berapa banyak pembangunan infrastruktur yang dibuat dan berapa banyak pula masyarakat yang digusur, berapa banyak hasil bumi yang diinvestasikan dan berapa banyak pula warga sekitar yang dirugikan, berapa banyak pertumbuhan ekonomi yang diinfokan berapa banyak pula masyarakat yang tidak makan, berapa banyak pemberitaan menyebutkan pendidikan kita yang wah tapi nyatanya banyak anak yang tidak dapat sekolah.

Mari sama-sama kita cermati kondisi negara kita ini baik-baik, apakah kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat yang ada di Indonesia atau semakin tahun kita malah semakin sengsara, dalam amanat negara demokrasi kedaulatan tertinggi berada ditangan rakyat, jadi segala kepentingan apapun yang terjadi dinegara ini jelas tujuannya dari rakyat untuk rakyat, bukan malah untuk kepentingan golongan tertentu.

Sangat disayangka negara kita yang banyak sumber daya alamnya ini, tapi justru masyarakat malah menderita tidak dapat sekolah, tidak dapat pekerjaan, kesehatan mahal bahkan untuk makananpun harganya sangat tinggi. Ibaratkan ayam mati dilumbung padi itulah kira-kira gambaran kita sebagai rakyat Indonesia, kita mati kelaparan di tanah surga yang sangat banyak sumber daya alamnya.

Maka dari pada itu kita sebagai masyarakat harus kawal kendali pemerintahan hari ini, karena pada sistem demokrasi jelas bahwa Rakyat memegang penuh kedaulatan, balikan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia benar-benar kita semua rasakan. Sehingga masyarakat yang adil makmur dapat tercipta bagi kemajuan negara kita tercinta.

 

Tulisan ini oleh Danu Abian Latif – Manajer Sekolah Kita Menulis (SKM) Cabang Langsa

Slide Up
x
adbanner